Kamis, 11 April 2013

Surat dari awan I

Suasana ruang kuliah kali ini sedikit berbeda dengan hari biasa, kali ini kelas kita di gabung dengan kelas adik tingkat yang mengambil mata kuliah yang sama, juga terlebih lagi ada salah satu adik tingkat yang berjualan Resolles dan kue brownis, bisa kau bayangkan betapa gaduh dan ributnya kelas kita ketika itu. 
Tapi selang beberapa lama kemudian ruang kelas seketika berubah sunyi layaknya kamar jenazah, seperti biasa jika kelas mulai sunyi dan tenang sudah pasti dosen sudah berada di depan kelas.

Hari ini pelajaran kimia analitik dan koloid pertamaku tanpa jemputan dan ucapan selamat belajar darimu, tak ada semangat 45 seperti biasa yang menggebu di dalam dada seperti hari-hari biasaku, sudah 1 minggu sejak kecelakaan itu aku sama sekali tak bergairah untuk masuk kuliah, aku merindukanmu :')

selama pelajaran kimia analitik dan koloid aku mengantuk, mataku tak lagi mendongak kearah layar LCD yang menampilkan setiap slide yang sembari di terangkan oleh dosen, dan juga tanganku tak lagi cekatan untuk menulis kalimat demi kalimat yang di ucapkan oleh dosenku.

aku mengantuk, sungguh mengantuk!

mungkin karena efek begadang semalam, aku yakin kau pasti melihat apa yang aku lakukan dari atas langit sana. Ulang tahunmu yang ke 20 tahun semalam adalah ulang tahun terburuk yang pernah ku rayakan, bagaimana aku tega meniup lilin seorang diri setelah hampir setiap ulang tahunmu sebelumnya lilin itu kita tiup berdua? aku menepati janjiku kali ini untuk membuatkanmu kue tart penuh dengan coklat serta blueberry  yang kau minta di ulang tahunmu tahun lalu. aku tak pernah membayangkan ini sebelumnya, tapi ini nyata sungguh terjadi! aku meniup lilin angka 20 sembari menatap langit dari jendela kamarku, berlapang dada sembari membayangkan wajahmu yang masih jelas terekam dalam imajinasiku. sesekali aku bahkan meneteskan air mata setiap kali mengingatmu.

Semalam aku benar-benar tak bisa tidur, dan suasana hatiku seharian kemarin kacau balau.!

28 Februari pertama yang kulewatkan tanpamu, tanpa tawa kocakmu, tanpa melihat lesung pipitmu. dan tentunya semua itu mimpi buruk bagiku! kau tau? aku ingin cepat-cepat tertidur dan tak ingin bangun lagi jika kenyataan masih sepahit dan sekejam saat ini.
kelas kimia analitik dan koloid selesai, ada kelas tambahan mikrobiologi pangan yang dimajukan seusai kelas kimia analitik dan koloid, karena pak adi akan keluar kota selasa depan, aku melongokkan kepalaku kearah pintu keluar, sepi! tak ada lagi kamu yang selalu menarik tas dan lengan bajuku untuk segera pulang dan numpang tidur dan makan siang dirumahku.Tak ada lagi kata "Oke, aku janji ngak akan makan yang banyak dan otak atik kasur kamu". dan suara tawa kita memcah dinginnya lorong menuju tempat parkir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar