Aku menunggu dan kamu menunggu
Meski terkadang menunggu tak seincipun
menyeret kita untuk bertemu di titik rindu
Tapi ah,
adakah yang lebih indah dan syahdu dari dua jiwa yang saling menunggu?
Yang tak saling menyapa, namun diam-diam
saling mendoakan!
Jika iya, biarkan seperti ini sampai DIA memberikan temu dengan caraNYA yang indah
Jika iya, biarkan seperti ini sampai DIA memberikan temu dengan caraNYA yang indah
Mungkin kamu sudah sering kali mendengarkan kata-kata ini ku ucapkan.
Namun aku ingin mengulanginya berkali-kali hingga kau lupa bertanya lagi, seberapa besar aku mencintaimu
Aku mencintaimu sampai jauh, jauh di
kemudian hari.
Sampai aku tak bisa menghitungnya lagi,
Sebab angka telah terpisah dari usia dan kata-kata tak punya tempat untuk
pulang
Dan akhirnya pada saat kau berkata
menyayangi dan mencintaiku selamanya
Maka aku akan menjawab dengan yakin!
Aku menyayangi dan mencintaimu sehari
lebih lama dari yang kau bilang selamanya.
*Terima Kasih Laki-laki Duapuluh Desember
Salam Rindu dari Perempuan Duapuluhtiga Aprilmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar